Hewan non-Placozoa seperti manusia memiliki berbagai macam organ. Meskipun ada beragam pendapat tentang definisi dan jumlah organ tubuh manusia, tetapi beberapa pendapat menyebutkan bahwa manusia memiliki 78 organ.[1][2] Pada tahun 2017, mesenterium dianggap sebagai organ ke-79.[3][4] Tidak semua organ dibutuhkan untuk bertahan hidup. Hanya ada lima organ (otak, jantung, hati, paling tidak satu ginjal, dan paling tidak satu paru-paru) yang diperlukan untuk mempertahankan kehidupan sehingga mereka disebut sebagai organ vital.[1]
Beberapa contoh organ pada tubuh manusia yaitu:[5]
- Sistem saraf: otak besar, otak kecil, batang otak, sumsum tulang belakang.
- Organ di daerah wajah: mata, hidung, telinga, mulut, lidah, kelenjar liur, kelenjar air mata.
- Organ di daerah dada: esofagus, jantung, paru-paru, kelenjar tiroid, timus.
- Organ di daerah perut: hati, lambung, usus besar, usus halus, rektum, anus, pankreas, limpa, ginjal, ureter.
- Organ di daerah pelvis dan genitalia eksternal: kandung kemih, uretra, ovarium, rahim, vagina, testis, penis
- Kulit
Tumbuhan[sunting | sunting sumber]
Tumbuhan tingkat rendah tidak memiliki pembedaan organ. Hanya terdapat satu tipe organ, yang disebut talus. Pada tumbuhan berpembuluh, organisasi sistem organ biasanya mencakup beberapa organ yang terkadang saling tumpang-tindih fungsinya.
- Fotosintesis dan sistem transportasi hara
- Sistem respirotranspirasi
- Sistem reproduksi tumbuhan
- Sistem penyanggaan/penguatan
- Sistem pengaturan pertumbuhan
- Sistem ekskresi dan akumulasi zat
- Sistem perlindungan diri
0 komentar:
Posting Komentar